Selasa, 29 Juni 2010

[Puisi Widji Tukul] “Aku Masih Utuh dan Kata-kata Belum Binasa”


aku bukan artis pembuat berita
tapi aku memang selalu kabar buruk buat
penguasa

puisiku bukan puisi
tapi kata-kata gelap
yang berkeringat dan berdesakan
mencari jalan
ia tak mati-mati
meski bola mataku diganti
ia tak mati-mati
meski bercerai dengan rumah
ditusuk-tusuk sepi
ia tak mati-mati
telah kubayar yang dia minta
umur-tenaga-luka

kata-kata itu selalu menagih
padaku ia selalu berkata
kau masih hidup

aku memang masih utuh
dan kata-kata belum binasa

(Wiji Thukul.18 juni 1997)





{Puisi Widji Tukul} “Peringatan”


Jika Mahasiswa Unimal pergi
Ketika Rektorat Unimal pidato
Mahasiswa harus hati-hati
Barangkali mereka putus asa
Kalau Mahasiswa bersembunyi
Dan berbisik-bisik
Ketika membicarakan masalahnya sendiri
Rektorat Unimal harus waspada dan belajar mendengar
Bila Mahasiswa tidak berani mengeluh
Itu artinya sudah gawat
Dan bila omongan Rektorat Unimal
Tidak boleh dibantah
Kebenaran pasti terancam
Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
Dituduh subversif dan mengganggu keamanan
Maka hanya ada satu kata: lawan..........!!!!!

Tidak ada komentar: